Jumat, 12 Oktober 2012

Profil Negara Moldova






Republik Moldova
Republica Moldova
Bendera
Lagu kebangsaanLimba noastră  
Bahasa Kami
Letak Moldova (hijau)
di benua Eropa (abu-abu)
Ibu kota
(dan kota terbesar)
Kishinev
47°0′N 28°55′E
Bahasa resmi Moldova
Bahasa daerah
yang diakui
Gagauz, Rusia, Ukraina dan Bulgaria
Demonim Moldova
Pemerintahan Republik parlementer
 -  Presiden Sementara Marian Lupu
 -  Perdana Menteri Vlad Filat
 -  Presiden Parlemen Marian Lupu
Konsolidasi
 -  Deklarasi kedaulatan 23 Juni 1990 
 -  Deklarasi kemerdekaan (dari Uni Soviet)
27 Agustus 19912 
Luas
 -  Total 33.846 km2 (139)
 -  Air (%) 1.4
Penduduk
 -  Perkiraan 1 Januari 2011[1][2] 3.560.430 (tidak termasuk Transnistria dan Bender) (1293)
 -  Sensus 2004 3.383.3324 
 -  Kepadatan 121,9/km2 (87)
PDB (KKB) Perkiraan 2009
 -  Total $10.141 milyar[3] 
 -  Per kapita $2.842[3] 
PDB (nominal) Perkiraan 2009
 -  Total $5.403 milyar[3] 
 -  Per kapita $1.514[3] 
Gini (2007) 37.1 (medium
IPM (2007) 0.708 (medium) (111th)
Mata uang Leu Moldova (MDL)
Zona waktu EET (UTC+2)
 -  Musim panas (DST) EEST (UTC+3)
Lajur kemudi Kanan
Ranah Internet .md
Kode telepon 373
Republik Moldova (bahasa Rumania: Republica Moldova) adalah negara yang terletak di antara Rumania dan Ukraina, di Eropa Timur. Moldova tidak memiliki akses ke pantai maupun laut.
Pada zaman kuno, Moldova merupakan bagian dari Dacia, yang jatuh ke tangan Romawi. Sebagian besar wilayah Moldova merupakan bagian dari Kepangeranan Moldavia pada abad pertengahan. Bagian timur kepangeranan ini lalu dianeksasi oleh Kekaisaran Rusia pada tahun 1812 dan wilayah ini dikenal sebagai Bessarabia. Pada saat pembubaran Kekaisaran Rusia tahun 1917, Republik Demokratik Moldavia didirikan, yang selanjutnya bersatu dengan Rumania Raya pada tahun 1918. Pada tahun 1940, Bessarabia diduduki oleh Uni Soviet, dan dibagi antara Republik Sosialis Soviet Ukraina dan Republik Sosialis Soviet Moldova. Dengan runtuhnya Soviet tahun 1991, Moldova menyatakan kemerdekaannya.
Negara ini merupakan negara demokrasi parlementer, dengan presiden sebagai kepala negara dan perdana menteri sebagai kepala pemerintahan. Moldova merupakan anggota PBB, WTO, OSCE, GUAM, CIS, BSEC dan organisasi internasional lainnya. Moldova kini berusaha untuk bergabung dengan Uni Eropa.[4][5]
Sekitar ¼ penduduk Moldova masih hidup dengan pendapatan kurang dari $2 per hari.[6]

Sejarah

Ştefan III dari Moldavia, pangeran Moldavia antara tahun 1457 hingga 1504.
Pada masa Neolitik, wilayah Moldova merupakan pusat peradaban Cucuteni-Trypillia. Peradaban yang berlangsung dari tahun 5500 hingga 2750 SM ini telah mengenal pertanian, peternakan, perburuan dan tembikar.[7] Pada era klasik, bangsa Dacia menghuni wilayah Moldova. Antara abad ke-1 hingga ke-7, wilayah ini dikuasai oleh Kekaisaran Romawi. Karena terletak di rute antara Asia dan Eropa, wilayah Moldova modern diserang berturut-turut oleh suku Goth, Hun, Avar, Magyar, Pecheneg, Cuman, dan Mongol.
Pada tahun 1359, Kepangeranan Moldavia berdiri. Kepangeranan ini menjadi tributary Kesultanan Utsmaniyah dengan hak otonomi internal tahun 1538. Melalui Traktat Bukares 1812, Utsmaniyah menyerahkan wilayah timur Moldavia (dikenal sebagai Bessarabia) kepada Kesultanan Utsmaniyah. Bagian barat Moldavia (yang bukan wilayah Moldova modern) tetap menjadi kepangeranan otonom, dan pada tahun 1859 bersama dengan Wallachia membentuk Kerajaan Rumania.
Setelah Revolusi Rusia 1917, Republik Demokratik Moldavia diproklamirkan. Selanjutnya, republik ini bersatu dengan Rumania Raya tahun 1918. Pada 28 Juni 1940, semasa Perang Dunia II, Rumania mendapat ultimatum dari Uni Soviet.[8] Rumania terpaksa menyerahkan Bessarabia dan Bukovina Utara kepada Soviet untuk menghindari perang.[9] Oleh Soviet, wilayah tersebut kemudian dibagi antara Republik Sosialis Soviet Ukraina dan Republik Sosialis Soviet Moldova. Pada tahun 1991, Uni Soviet runtuh, dan Moldova menyatakan kemerdekaannya pada 27 Agustus 1991.
Pada September 1990, pemerintahan separatis didirikan di Transnistria (wilayah Moldova). Setelah perang tahun 1992, Transnistria secara de facto merdeka, namun tidak ada anggota PBB yang mengakui kemerdekaannya.

Politik dan pemerintahan

Moldova menjalankan pemerintahan republik parlementer yang demokratis dan representatif. Konstitusi Moldova 1994 mengatur jalannya pemerintahan.[10]
Badan legislatif Moldova adalah Parlemen Moldova (Parlament), yang memiliki 101 kursi dan anggotanya dipilih empat tahun sekali. Kepala negara Moldova adalah presiden, yang dipilih oleh parlemen. Presiden dapat menunjuk perdana menteri yang bertugas sebagai kepala pemerintahan dan dapat menunjuk kabinet. Lembaga yudikatif dijalankan oleh Pengadilan Konstitusional Moldova.

Hubungan luar negeri

Setelah memperoleh kemerdekaannya, Moldova mulai membuka hubungan dengan negara-negara Eropa. Moldova tergabung dalam Dewan Eropa, PBB, OSCE, NACC, WTO, IMF, Bank Dunia, Francophonie dan European Bank for Reconstruction and Development. Moldova juga berusaha mencari penyelesaian damai dalam konflik di Transnistria dengan meminta bantuan mediasi internasional.

Geografi

Pemandangan lembah Dniester
Moldova adalah negara yang terletak di Eropa Timur. Posisi Moldova terletak pada koordinat 45°28' - 48°28' utara dan dari 26°40' - 30°06' timur.[11] Luas negara Moldova adalah 33.843 km², dengan luas wilayah daratan sekitar 33.371 km² dan luas perairannya 472 km².[11]
Sebagian besar wilayah Moldova terletak di antara dua sungai, yaitu sungai Dniester dan Prut. Perbatasan barat Moldova terbentuk oleh sungai Prut, sementara sungai utama di timur adalah Dniester yang mengalir dari utara ke selatan.
Negeri ini tidak memiliki akses ke laut meskipun terletak dekat dengan Laut Hitam. Sebagian besar wilayah Moldova berbukit-bukit, namun ketinggian tidak pernah melebihi 430 m (1,411 kaki). Puncak tertinggi di Moldova adalah Bukit Bălăneşti. Bukit-bukit di Moldova merupakan bagian dari Dataran Tinggi Moldavia, yang secara geologis berasal dari Pegunungan Carpathia. Di selatan Moldova terdapat dataran rendah yang disebut dataran Bugeac.
Moldova memiliki 745 jenis tanah, dengan 75% di antaranya chernozem, 10% tanah hutan coklat dan abu-abu, 7% tanah dataran banjir dan padang rumput, dan 8% merupakan jenis tanah lain.[11] 53% tanah Moldova digunakan untuk bajak tanah, 14% untuk ladang gandum, 13% untuk ladang pastura, 9% untuk hutan dan 11% sisanya untuk penggunaan lain.[11]
Vegetasi utama Moldova adalah stepa hutan, yang terdiri dari padang rumput diselingi dengan hutan.[12] Pada abad ke-19, wilayah hutan Moldova berkurang drastis karena dikonversi menjadi lahan pertanian. Di Moldova terdapat sekitar 2.300 spesies tumbuhan, 68 spesies mamalia, 270 spesies burung dan sekitar 10.000 spesies invertebrata.
Moldova memiliki lahan pertanian yang baik, namun hanya memiliki sedikit sumber daya mineral.[13] Sumber daya alam Moldova berupa material bangunan, bahan mentah semen, kaca dan besi. Di negara ini juga terdapat sedikit ladang minyak dan gas.[11]

Pembagian administratif

Pembagian administratif Moldova.
Moldova terbagi menjadi 32 distrik (raionul), tiga munisipalitas (Bălţi, Kishinev, Bender) dan dua wilayah otonom (Gagauzia and Transnistria). Terdapat 65 kota dan 917 komune di Moldova.
Berikut adalah daftar distrik di Moldova:
Status akhir Transnistria masih dipersengketakan karena pemerintah pusat tidak menguasai wilayah tersebut.

Ekonomi

Dengan PDB per kapita (PPP) sebesar $2.842,[3] Moldova merupakan negara termiskin di Eropa.[14] Moldova tidak memiliki sumber daya mineral yang besar, sehingga ekonominya bergantung pada agrikultur.
Tanah yang subur dan iklim yang sedang menjadikan Moldova sebagai pemasok utama produk agrikultur di Eropa Tenggara. Negara ini terkenal akan winenya. Moldova memiliki lahan anggur seluas 147.000 hektar.
Negeri ini harus mengimpor minyak bumi, batu bara dan gas alam untuk memenuhi kebutuhan energinya. Kebanyakan sumber daya diimpor dari Rusia. Moldova masih berusaha mencari investor dalam bidang energi.[15]
Di Moldova, terdapat jalur kereta api sepanjang 1.138 km (707 mil) dan jalan bebas sepanjang 12.730 km/7,910 mil. Pintu masuk utama ke Moldova melalui udara adalah Bandar Udara Internasional Kishinev.

Demografi

Komposisi etno-linguistik Moldova tahun 2004
Menurut sensus tahun 2004,[16] Moldova diperkirakan memiliki populasi sebesar 3.938.679 jiwa (termasuk Transnistria dan Bender). 69.62% dari penduduk Moldova adalah bangsa Moldova. Etnis lain di Moldova adalah Ukraina (11.23%), Rusia (9.39%), Gagauz (3.85%), Rumania (1.87%), Bulgaria (2.02%), Rom (0.32%), Yahudi (0.12%)[17], Polandia (0.11%), dan beberapa grup etnis lainnya (1.46%).
Konstitusi Moldova menyatakan bahwa bahasa resmi Republik Moldova adalah bahasa Moldova, dan penulisannya berdasarkan aksara Latin,[18] sementara deklarasi kemerdekaan Moldova menyatakan bahwa bahasa resmi Moldova adalah bahasa Rumania.[19][20]
Terdapat kontroversi mengenai identitas etnis Moldova. Beberapa ahli setuju bahwa bahasa Moldova dan Rumania merupakan bahasa yang sama. Pandangan ini juga dianut oleh beberapa politikus Moldova.[21] Pada 29 September 2009, Perdana Menteri Moldova Vlad Filat menjadi pemimpin Moldova pertama yang secara terbuka menyatakan bahwa bahasanya adalah "bahasa Rumania.[22]
Bahasa Rusia diberi status "bahasa untuk komunikasi antar etnis" di Moldova. Dalam prakteknya, bahasa ini secara luas digunakan dalam masyarakat dan pemerintahan.[23] Bahasa Gagauz dan Ukraina memiliki jumlah penutur yang cukup banyak.
Agama yang banyak dipeluk di Moldova adalah Ortodoks Timur (93.3%). Sementara itu, 2% penduduk Moldova menganut agama Protestan, 1.2% agama lain, 0.9% ireligius dan 0.4% ateis.

Budaya

Sebuah perangko di Moldova.
Budaya Moldova merupakan campuran dari budaya Rumania dan Soviet. Identitas budaya Rumania sendiri terbentuk dari pengaruh budaya Romawi dan Dacia, diperkaya oleh pengaruh budaya Slavia pada abad pertengahan.[24] Figur penting dalam perkembangan budaya Moldova adalah Varlaam, Dosoftei, Grigore Ureche, Miron Costin, Petru Movilă,Nicolae Milescu-Spãtaru, Dimitrie Cantemir, Ion Neculce, Gavriil Bănulescu-Bodoni, Alexandru Hîjdău, Alexandru Donici, Constantin Stamati, Costache Negruzzi, Bogdan P. Hasdeu, Ion Creangă dan Mihai Eminescu.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar